Sudah terdaftar di salingsilang.com? . Belum punya akun? Daftar sekarang, login dengan Twitter atau Facebook.

Memeriksa apakah Anda sudah masuk di jaringan salingsilang.com lainnya. Tunggu sebentar...

Jika Anda sudah pernah masuk, Anda akan masuk secara otomatis. Jika sistim tidak dapat memeriksa status autentikasi, silakan login kembali.

Jika Anda menggunakan Safari dan menemui masalah dalam login, silakan kunjungi tautan ini dan setujui/terima sertfikasi SSL yang muncul.

muat ulang halaman ini   Login

Efek Samping Paket Peti Mati

Sumardy Ma mungkin tak pernah mengira, aksi eksperimennya mengirimkan peti mati ke 100 alamat, bakal membawa perkara di polisi.

Pemilik akun @sumarketer ini, semula hanya ingin membuat kejutan yang tidak biasa dalam rangka peluncuran bukunya berjudul: Rest in Peace Advertising Killed by Word Mouth Agency, serta peluncuran perusahaan Buzz & Co miliknya.

Peti mati ukuran kecil seharga Rp 500 ribu itu ia kirimkan pada 100 orang dan lembaga, seperti: para tokoh media sosial, pempinan media, brand owner serta biro iklan. Ternyata bukan cuma kejutan yang diterima oleh penerima, umpatan dan amarahpun tak terhindari. Kompas dan Orang tua misalnya, sampai lapor polisi. Dan inilah pemicu kejutan bagi Sumardy, dia berpotensi menjadi tersangka, dengan tuduhan perbuatan tidak menyenangkan.

Memang sangat tidak menyenangkan menerima kiriman peti mati. Etnis tertentu menganggap bermain-main dengan peti mayat itu bukan hanya pamali, tapi lebih tepat disebut haram. Belum lagi bila yang dikirimi ternyata orang yang pas sakit. Bisa dianggap kiriman itu meledek, menghendaki kematiaanya.

Hal yang tak terduga, seperti yang dialami detik.com –yang kebetulan mendapat kiriman 3 peti mati- hari itu memang pas berduka. Pas hari itu, salah seorang anak petinggi media tersebut meninggal dunia. Bisa dibayangkan apa yang dirasakan petinggi yang sedang kehilangan anak tersebut.

Cerita lain muncul dari sebuah kantor Agency di bilang blok M. Satpam kantor tersebut, kena tegur keras, dan bahkan terancam pemecatan. Pasalnya ia menerima kiriman paket peti mati tersebut dan tanpa praduga apapun dia membawanya ke dalam kantor. Padahal SOP-nya bila ada paket yang mencurigakan, Satpam tidak boleh membawa masuk ke kantor barang tersebut.

Bisa jadi efek samping paling besar malah akan diterima Sumardy sendiri. Peluncuran buku,  peluncuran situs restinpeacesoon.com, sekaligus peluncuran perusahaan Buzz & miliknya, batal dilaksanakan. Bahkan bisa jadi benar apa yang dikatakan petinggi Maverick Indonesia dalam twitnya: @unspun : RIP Buzz & Co. 2011-2011. Your business ended before you started. #petimati.

Bagi dan rekomendasikan

Tulis komentar

Belum ada komentar. Silakan login terlebih dahulu, atau lakukan registrasi. Anda dapat melakukan masuk/mendaftar dengan menggunakan akun Twitter atau Facebook.

Ikuti salingsilang.com

Tren salingsilang.com

Memuat data..

salingsilang.com adalah sebuah situs yang menyediakan informasi terkini tentang apa yang sedang dipercakapkan di Internet, khususnya di berbagai kanal sosial media yang tersedia di Indonesia.

Blog salingsilang.com

Kabar/update terbaru dari tim salingsilang.com »